Bulan adalah satu-satunya satelit alami bumi dan menempati urutan ke-5 sebagai satelit alami terbesar di tata surya. Bulan juga terbesar di antara satelit planet lain relatif terhadap ukuran planet yang diorbitnya.
Setengah abad telah berlalu sejak manusia pertama kali mendarat di bulan. Sejak saat itu kita telah belajar banyak tentang satelit alami planet kita ini dan misteri-misteri tentang bulan pun terjawab satu per satu.
Berikut adalah 10 fakta unik dan menarik tentang bulan:
1. Ada air di Bulan
Di tahun 2009, peneliti menemukan air di permukaan Bulan yang tersimpan dalam bentuk es. Penemuan ini berkat analisa data dari misi NASA yang bernama Lunar Reconnaissance Orbiter.
Hasil penelitian terkini telah mengungkap fakta menarik: molekul air berpindah-pindah tempat seiring perubahan suhu di permukaan Bulan. Air tetap berada di permukaan Bulan dalam bentuk es sampai sinar matahari melelehkan dan membuat air menguap.
Fenomena ini berlangsung sampai uap air mencapai area atmoster Bulan yang cukup dingin sehingga uap air tadi kembali cair dan memadat lalu jatuh ke permukaan Bulan.
2. Anomali gumpalan logam
Jauh di bawah basin kutub selatan Aitken (kawah), ada sebuah anomali berupa logam berat yang bersarang di dalam mantel Bulan. Tampaknya gumpalan logam ini telah mengubah medan gravitasi bulan karena beratnya yang (diperkirakan) mencapai 2.4 quadriliun ton.
Simulasi menunjukkan anomali ini bisa jadi adalah sisa asteroid besi-nikel yang menabrak sisi jauh bulan dan menciptakan kawah raksasa Aitken sekitar 4 miliar tahun yang lalu.
3. Bulan adalah satelit terpadat kedua
Di tata surya kita, ada banyak sekali satelit alami. Di antara satelit-satelit ini, Bulan adalah salah satu yang terpadat. Urutan pertama bulan terpadat adalah Io, bulan yang mengorbit planet Jupiter.
4. Fenomena Bulan biru
Bulan biru adalah Bulan purnama kedua yang muncul dalam satu bulan (kalender) yang sama. Fenomena Bulan biru hanya terjadi dua atau tiga tahun sekali. Bulan biru sebenarnya tidak ada hubungannya dengan warna biru. Kemungkinan penamaan fenomena ini adalah hasil kesalahan observasi di saat atmosfer bumi membuat Bulan purnama nampak berwarna biru.
5. Ada gempa di Bulan
Sebagian gempa yang terdeteksi di Bulan adalah dampak benturan asteroid, namun, seperti halnya gempa bumi, sebagian gempa Bulan disebabkan patahan atau retakan pada kerak Bulan. Fenomena ini bukan disebabkan aktivitas geologi melainkan perubahan suhu yang menyebabkan permukaan bulan menyusut.

Komentar
Posting Komentar